RUU Antiterorisme Atur Perlibatan Anak, Hukuman Bagi Orangtua Diperberat

0
21

Revisi UU Antiterorisme merumuskan aturan anak-anak yang dilibatkan dalam kegiatan terorisme tidak disebut sebagai pelaku tetapi korban.

Anggota Pansus Terorisme, Arsul Sani mengatakan, hukuman untuk orangtua sebagai terduga teroris akan diperberat.

“Soal pelibatan anak-anak kalau kita mengacu pada UU perlindungan anak dan UU sistem peradilan pidana anak, anak itu kalau di bawah 18 meskipun dia yang melakukan, tetap diklasifikasikan sebagai korban,” kata Arsul di gedung DPR, Jakarta, Selasa (15/5).

Arsul mengatakan, anak yang terlibat aktivitas terorisme tidak dapat diproses hukum yang berujung pemidanaan.

“Kalaupun ada proses hukum, hukumannya tentu adalah rehabilitasi atau apapun nanti bentuknya,” katanya.

Hukuman bagi orangtua yang melibatkan anak dalam aktivitas terorisme maka akan diperberat sepertiga dari vonis hukuman.

“Kalau orang tuanya ketangkap hidup, hukumannya diperberat, termasuk salah satu pemberatan bisa ditambah sepertiga dari yang dijatuhkan, misalnya maksimal 12 tahun. Berarti ditambah sepertiga lagi bisa 15 tahun,” kata Arsul.

Sumber : RUU Antiterorisme Atur Perlibatan Anak, Hukuman Bagi Orangtua Diperberat
RUU Antiterorisme Atur Perlibatan Anak, Hukuman Bagi Orangtua Diperberat
Jitunews

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here