Monday, October 25, 2021
Home ENERGI UMUM Sediakan Air Bersih dan Penerangan, Bentuk ESDM Fokuskan Infrastruktur

Sediakan Air Bersih dan Penerangan, Bentuk ESDM Fokuskan Infrastruktur

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, belum lama ini meresmikan 14 titik pengeboran air tanah dalam di Sumatera Barat yang telah dibangun dengan APBN 2016.

Empat belas titik tersebut terdapat di 11 Kabupaten/Kota yaitu Bukittinggi, Agam, Dharmasraya, Lima Puluh Kota, Padang Pariaman, Pasaman, Pasaman barat, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok, dan Tanah Datar.

Peresmian sumur bor air tanah yang dilakukan bersama dengan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Mulyadi, itu dipusatkan di Desa/Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Kecamatan Mandiangin Kota Selayan, Kota Bukittinggi.

Hal tersebut dilakukan oleh Kementerian ESDM dalam rangka memanfaatkan anggaran negara yang dilakukan secara tepat, untuk pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Seperti dalam penyediaan air bersih melalui pengeboran sumur air tanah dalam, hingga penyediaan penerangan jalan umum (PJU) hemat energi di Sumatera Barat.

Menurut Jonan, pemerintah fokus untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur di sektor ESDM agar dapat langsung dimanfaatkan masyarakat. Dan air bersih dari 14 titik pengeboran tersebut nantinya akan dapat dinikmati oleh 38.8890 jiwa.

“Pemerintah fokus untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur di sektor ESDM yang dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Tahun lalu (2016) ada sekitar 200 sumur bor air bersih dibangun di seluruh Indonesia, di Sumatera Barat dapat 14 sumur, satu sumur di antaranya di Bukittinggi,” ujar Jonan di Jakarta, Minggu (14/5).

Selain itu, Menteri ESDM juga turut meresmikan pemasangan PJU di wilayah Provinsi Sumatera Barat yang telah dilaksanakan di tujuh lokasi, seperti PJU Tenaga Surya (TS) dan PJU retrofit (mengganti lampu konvensional menjadi lampu LED).

Tujuh lokasi meliputi Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Sawahlunto. Total penyediaan PJU TS tersebut sebanyak 615 unit, dan PJU retrofit sebanyak 1.950 unit.

Jonan menilai, pembangunan JPU ini adalah bagian dari kampanye konservasi energi, pengganti lampu listrik dengan teknologi lampu LED.

“PJU ini kan akan hemat banyak untuk pembayaran listrik. Total penghematan listrik yang diperoleh dengan PJU di Sumbar diperkirakan dapat mencapai 1,5 GWh per tahun dengan penurunan emisi sebesar 1,29 ton CO2 per tahun,” terangnya.

Sebagai informasi, terhitung sejak 2005 hingga 2016, total lokasi pengeboran sumur air tanah di Sumatera Barat sebanyak 52 titik di Kabupaten/Kota dan diperuntukan bagi 149.760 jiwa. Sedangkan di tahun ini, akan dibangun 200 sumur terdiri dari pengeboran sumur air tanah di Sumatera Barat 9 sumur dan 2 sumur di Bukittinggi yang dilakukan untuk sembilan titik di tujuh Kabupaten/Kota dan diperuntukkan bagi 25.920 jiwa.

Untuk PJU, pada tahun 2016, implementasi PJU telah dilaksanakan di 93 kota/kabupaten se-Indonesia. Total titik lampu yang telah dipasang sebanyak 12.437 lampu, terdiri dari PJU TS sebanyak 5.005 unit dan PJU retrofit sebanyak 7.432 unit.

 

@jitunews http://jitunews.com/read/58685/sediakan-air-bersih-dan-penerangan-bentuk-esdm-fokuskan-infrastruktur#ixzz4h87bsecT

Sumber : Sediakan Air Bersih dan Penerangan, Bentuk ESDM Fokuskan Infrastruktur
Sediakan Air Bersih dan Penerangan, Bentuk ESDM Fokuskan Infrastruktur
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments