Sejumlah Negara Paparkan Kekuatan Kendaraan Tempur

0
91

JAKARTA, HarmoniMedia – Selasa (29/10) diadakan seminar dan pameran kendaraan tempur se-Asia “Armoured Vehicles Asia”. Sejumlah perusahaan kendaraan tempur dunia hadir mempresentasikan produknya seperti NIMR, FNSS, Nexter, Arquus, Leonardo, dan banyak lainnya.

Sejumlah perwakilan tentara angkatan darat dari negara tetangga juga hadir sekaligus memberikan paparan mengenai kekuatan kendaraan tempur mereka seperti tentara angkatan darat Malaysia, Filipina, Kamboja, Korea Selatan, dll.

Asia Pacific Defence Industry Analyst Janes, Jon Grevatt mengatakan, pemerintah Indonesia saat ini punya fokus yang sangat tinggi dalam sektor pertahanan ke depan. Selain itu anggaran pertahanan dari tahun ke tahun juga terus meningkat.

Kata Jon, tercatat, PT Pindad telah menghabiskan investasi hingga USD 3 miliar untuk pengembangan kendaraan tempur tentara angkatan darat.

Sementara itu, perusahan asal Uni Emirat Arab, NIMR saat ini tengah mengembangkan kendaraan tempur yang tak bisa diprediksi rute perjalanannya dan lebih nyaman bagi crew dan personelnya.

“Kendaraan tempur harus di-design agar rutenya tidak terdeteksi musuh serta bekas jejak mobil kita tidak terbaca musuh,” ujar Miles Chambers, Director Business Development NIMR.

Selain itu, PT Pindad yang diwakili oleh Project Manager Ahli, Hery Mochtady memberikan pemaparannya mengenai produk kendaraan tempur yang saat ini tengah dikembangkan dan diproduksi oleh Pindad.

Ada beberapa produk ranpur yang dihasilkan perusahaan pelat merah itu yaitu Badak 6×6, Komodo 4×4, Anoa 6×6, dan Harimau Medium Tank.

“Untuk Harimau Medium Tank sudah sejak tahun 2015-2017 kami mengembangkan ranpur ini, tahun 2017 sudah diikutkan dalam upacara HUT TNI, dan tahun 2019 sudah lulus sertifikasi dari TNI AD,” ujar Hery.