Friday, September 24, 2021
Home Nasional Selamat jalan penjaga Dua Kota Suci Makkah dan Madinah

Selamat jalan penjaga Dua Kota Suci Makkah dan Madinah

Raja Arab Saudi Khadimul Haramain Ar Salman bin Abdulaziz Al-Saud, meninggalkan Indonesia dengan bertolak dari Base Ops Pangkalan TNI AU Ngurah Rai, Bali, Minggu (12/3). King Salman menuju Jepang untuk melanjutkan lawatan ke tujuh negara Asia.

Raja Salman selama sebulan sejak 26 Februari lalu melakukan lawatan ke tujuh negara di Asia yakni Malaysia (26 Februari-1 Maret), Indonesia (1-12 Maret), Brunei Darussalam (4 Maret), Jepang (12-15 Februari).

Kemudian ke China untuk kunjungan selama tiga hari, dilanjutkan ke Maladewa, dan berakhir di Amman, Jordania untuk menghadiri KTT Arab ke-28 yang diselenggarakan pada 23 hingga 29 Maret 2017, sebelum kembali ke negaranya. Demikian ditulis ANTARA.

Raja ke-7 di Kerajaan Arab Saudi yang naik tahta sejak 23 Januari 2015 itu telah menjadi pemberitaan utama selama kunjungannya di Indonesia, bukan saja bagi banyak media massa nasional tetapi juga berbagai media dunia.

Selain membawa rombongan dalam jumlah besar sekitar 1.500 orang termasuk para pangeran dan menteri. Dia juga mengangkut ratusan ton peralatan dan logistik untuk keperluan selama melakukan lawatan kenegaraan di Indonesia sekaligus berlibur di Pulau Dewata, Bali. Lengkap dengan tujuh pesawat berbadan lebar dan dua pesawat pengangkut kargo.

Kunjungannya juga merupakan kunjungan bersejarah sejak pertama kali Raja Arab Saudi berkunjung ke Indonesia pada 10-13 Juni 1970 yang dilakukan oleh Raja Faisal.

Setelah 47 tahun, Raja Arab Saudi baru berkesempatan lagi berkunjung ke Indonesia, bahkan menghasilkan berbagai kesepakatan kerja sama.

Di Indonesia, Raja Salman dan Presiden Joko Widodo menyaksikan penandatangan 11 nota kesepahaman yang meliputi (1) Deklarasi pemerintah Kerajaan Arab Saudi perihal peningkatan pimpinan sidang komisi bersama.

Berikutnya, (2) Pembiayaan proyek pembangunan antara Saudi Fund for Development dan pemerintah Indonesia yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Indonesia dan Wakil Direktur Saudi fund, (3) Nota kesepahaman kerja sama kebudayaan antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Kebudayaan dan Informasi Kerajaan Arab Saudi.

Selanjutnya (4) Program kerja sama antara Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia dan Otoritas Usaha Kecil dan Menengah Kerajaan Arab Saudi mengenai pengembangan usaha kecil dan menengah, (5) Nota kesepahaman antara Kementerian Kesehatan Indonesia dan Kementerian Kesehatan Kerajaan Arab Saudi di bidang kerja sama kesehatan, (6) Nota kesepahaman antara otoritas “Aeronautica” pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi.

Kemudian (7) Program kerja sama Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Indonesia dan kementerian pendidikan Kerajaan Arab Saudi dalam bidang kerja sama “scientific” dan pendidikan tinggi, (8) Nota kesepahaman antara Kementerian Agama dan kementerian urusan Islam dakwah dan bimbingan Saudi di bidang urusan Islam, (9) Nota kesepahaman antara Indonesia dan Saudi di bidang kerja sama Kelautan dan Perikanan.

Ada pula (10) Kerja sama perdagangan antara Kementerian Perdagangan Indonesia dan Kementerian Perdagangan dan investasi Saudi, dan (11) Perjanjian kerja sama dalam pemberantasan kejahatan antara Kepolisian Indonesia dan Kementerian Dalam Negeri Saudi.

Keramahtamahan rakyat Indonesia dalam menyambut telah membuat Raja Salman merasa terharu dalam menyampaikan penghargaan dan penghormatan serta apresiasi atas sambutan yang luar biasa ataa diri dan rombongannya.

Raja Salman bahkan menyebut Indonesia sebagai negara atau rumah kedua baginya dan menilai Indonesia merupakan saudara dari Arab Saudi.

Atas kenyamanannya selama di Indonesia, Raja Salman bahkan memperpanjang masa liburannya di Bali dari hingga tanggal 9 Maret menjadi tanggal 12 Maret.

Liburan Raja Salman di Bali mendapatkan pengamanan dari sekitar 2.500 aparat gabungan dari TNI dan Polri dan pemerintah daerah, termasuk pecalang atau petugas keamanan adat Bali.

Terima kasih dari Presiden Jokowi

Keberangkatan Raja Salman beserta rombongannya dari Bandara Ngurah Rai, dilepas secara resmi oleh pemerintah RI yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin,Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri Andri Hadi, beserta pejabat sipil dan TN dan Polri lainnya sekitar pukul 11.15 Wita.

Presiden Joko Widodo secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan lawatan Raja Salman.

Ucapan terima kasih itu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo melalui pembicaraan per telepon. Presiden pada Minggu pagi sekitar pukul 08.30 WIB dari Istana Kepresidenan Bogor menelepon untuk menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat jalan.

Dalam pembicaraan melalui telepon tersebut, sebagaimana disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kepada Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Presiden Joko Widodo secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Raja Salman beserta delegasi sekaligus mengucapkan selamat jalan untuk kunjungan ke negara lain.

Raja Salman juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas sambutan yang luar biasa dari pemerintah dan rakyat Indonesia.

Presiden juga menyampaikan akan mengutus menteri terkait untuk merealisasikan hasil penandatanganan nota kesepahaman kerja sama kedua negara dari kunjungan Raja Salman ke Indonesia.

Sebelum Raja Salman berangkat ke Jepang, dia sempat menerima menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di St Regis Hotel Bali, tempat Raja Salman menginap selama berlibur di Bali.

Dalam pertemuan itu, Raja Salman mengulang pesan yang telah disampaikan kepada Presiden mengenai pentingnya peningkatan kerja sama terutama saling mengunjungi baik dari pihak pemerintah maupun swasta guna menindaklanjuti hasil kunjungan Raja Salman ke Indonesia.

Kunjungan Raja Salman untuk berlibur di Bali tentu saja merupakan berkah bagi pariwisata di Indonesia umumnya dan di Bali pada khususnya.

Raja Arab Saudi telah menjadi ‘endorser’ untuk mendongkrak pariwisata Indonesia dalam mendatangkan wisatawan mancanegara terutama dari kawasan Timur Tengah karena Raja Salman merupakan salah satu tokoh dunia yang disegani dan dihormati.

Menteri Pariwisata Arief Yahya bahkan optimistis liburan Raja Salman di Bali itu mendongkrak kunjungan wisatawan asal Arab Saudi atau Timur Tengah sebesar 50 persen yakni dari 250 ribu wisatawan asal Timur Tengah pada 2016, menjadi 350 ribu orang pada tahun ini.

Menteri Pariwisata juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Raja Salman beserta rombongan yang telah berkunjung ke Indonesia dan menikmati pesona dan keindahan alam serta atraksi budaya Bali, salah sati ikon destinasi pariwisata Indonesia.

Selamat jalan, ‘fii amanillah’ Penjaga Dua Kota Suci Mekkah dan Madinah.

 

Sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/selamat-jalan-penjaga-dua-kota-suci-makkah-dan-madinah.html

Most Popular

Recent Comments