Friday, September 24, 2021
Home Nasional Sering Bekerja Lama di Kursi Kantor? Ini Dia Fakta yang Perlu Kamu...

Sering Bekerja Lama di Kursi Kantor? Ini Dia Fakta yang Perlu Kamu Ketahui

Apakah Anda berprofesi sebagai pegawai kantoran? Duduk di kursi dalam jangka waktu yang lama sambil menghadap layar monitor tentu bukan hal yang asing.

Tanpa disadari, sebagian besar pekerjaan Anda mungkin lebih banyak diselesaikan pada saat duduk ketimbang berdiri.

Sebenarnya, sudah banyak studi yang mengungkap bahaya duduk terlalu lama. Nah, supaya Anda bisa menghindari atau minimal mengurangi bahayanya, perhatikan ulasan singkat berikut.

 

1. Risiko Terkena Kanker Lebih Besar

Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Association for Cancer Research, wanita yang duduk terlalu lama memiliki risiko lebih besar terkena kanker payudara dan kanker dinding rahim.

Dari 29.000 wanita yang diuji, mereka yang tidak aktif bergerak, baik pada saat sedang bekerja maupun pada waktu olahraga, memiliki risiko mengalami kanker payudara dan kanker dinding rahim sebesar 2,4 persen.

Penelitian yang hampir sama juga pernah dilakukan pada 2014 lalu. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa semakin lama jangka waktu duduk, semakin besar risiko bagi wanita terkena kanker dinding rahim dan kanker usus besar. Hm, serem juga ya.

Penelitian yang hampir sama juga pernah dilakukan pada 2014 lalu. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa semakin lama jangka waktu duduk, semakin besar risiko bagi wanita terkena kanker dinding rahim dan kanker usus besar. Hm, seram juga, ya.

2. Bisa Menurunkan Kolesterol Baik

Ada kolesterol yang baik dan bermanfaat untuk tubuh, ada pula kolesterol jahat. Menurut penelitian, duduk terlalu lama ternyata bisa menurunkan kadar kolesterol baik. Ini tentu hal yang merugikan bagi kesehatan Anda.

Menurut seorang dokter spesialis, setelah duduk dua jam, tingkat HDL akan turun sebesar 20 persen. Oleh karena itu, idealnya seseorang harus bergerak paling tidak dua jam sekali. Semakin lama duduk, ternyata risiko terkena penyakit pun semakin besar.

3. Rentan Obesitas

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Centers for Disease Control and Prevention, pria yang banyak menghabiskan waktunya untuk duduk berisiko lebih besar mengalami kegemukan. Meskipun mereka sudah aktif berolahraga dan merasa bugar, ini bukan sebuah pengecualian. Hal ini dibuktikan dengan ukuran lingkar pinggang dan jumlah lemak dalam tubuh.

Meskipun tidak berhubungan secara langsung, melakukan olahraga tetap disarankan karena akan mengurangi waktu duduk Anda.

4. Mengalami Nyeri Punggung

Masalah lain yang bisa menyerbu Anda jika terlalu lama duduk adalah nyeri punggung. Menurut dokter spesialis fisik, saat duduk lama, tulang punggung ternyata menahan beban 6-7 kali lebih banyak daripada saat berdiri. Bukan hanya soal waktu, posisi saat duduk juga berpengaruh menyebabkan ketidaknyamanan di  bagian punggung.

Nyeri punggung bisa terjadi karena adanya tarikan dan regangan di tulang belakang. Bila terjadi berulang-ulang dan dalam jangka waktu lama, akan terjadi kelemahan yang menyebabkan rasa nyeri.
Jika tidak segera diatasi, efeknya bisa berkepanjangan. Ligamen bisa memicu tekanan pada saraf. Bantalan tulang akan makin tipis dan bisa menjepit saraf. Dampaknya bisa sampai pada tindakan operasi.

5. Sakit Jantung dan Diabetes

Masih banyak masalah kesehatan lain yang bisa terjadi hanya karena sebab yang sepele ini, seperti sakit jantung dan diabetes. Saat duduk terlalu lama, glukosa insulin Anda akan menurun 40 persen. Artinya, risiko diabetes bisa meningkat.

Nah, untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya Anda mengurangi waktu untuk duduk dan lebih aktif bergerak.

Tips Bergerak

Ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan agar kebiasaan duduk lama tidak berujung pada masalah kesehatan.

  • Posisi yang paling ideal saat menghadap komputer adalah duduk tegak dengan sudut 90 derajat. Relakskan bahu. Sejajarkan mata dengan titik pusat layar. Bila harus bersandar, jangan sisakan jarak antara punggung dan kursi.
  • Gunakan kursi kantor dan meja komputer yang nyaman. Jika Anda ingin membeli kursi kantor baru, Anda dapat mengunjungi Dekoruma. Di situs belanja online ini, ada berbagai pilihan kursi dan meja yang direkomendasikan.
  • Gunakan alarm untuk mengingatkan Anda supaya tidak terlena duduk dalam jangka waktu yang lama. Dengan kehadiran alarm ini, Anda akan terbiasa menggerakkan badan secara teratur.
  • Lakukan kegiatan-kegiatan ringan dengan posisi berdiri. Misalnya, membereskan meja kerja, menunggu munculnya halaman yang Anda klik di komputer, dan sebagainya.
  • Anda juga bisa secara sengaja berdiri dan berjalan untuk sekadar menggerakkan anggota tubuh. Melakukan gerakan senam yang sederhana akan sangat membantu.
  • Hindari mengirimkan email atau pesan teks kepada orang-orang yang berada di ruangan yang sama atau ruangan di dekat Anda. Meskipun dari sudut waktu kurang efektif, hal ini akan mendorong Anda untuk bergerak lebih banyak. Manfaatkan waktu untuk berbincang sebentar dengan rekan kerja sambil berdiri atau berjalan.
  • Jangan menitipkan makanan atau minuman kepada office boy, kecuali terpaksa. Pergi ke kantin untuk makan siang adalah kesempatan yang seharusnya Anda pergunakan.

Berpengaruh pada Kesehatan Mental

Selain berbagai gangguan kesehatan tersebut, terlalu lama duduk di kursi kantor juga bisa menyebabkan Anda depresi. Mengapa bisa demikian?

Tidak lain karena Anda kehilangan waktu untuk berinteraksi dengan orang lain. Terlalu fokus pada pekerjaan akan membuat Anda kehilangan kehidupan sosial sehingga bisa memicu depresi.

Selain itu, aliran darah ke otak pun menjadi tidak lancar. Akibatnya, pasokan oksigen berkurang. Jika sudah demikian, Anda akan merasa tidak bersemangat alias lesu dan mudah mengantuk.

Meskipun sudah berusaha bekerja keras, produktivitas Anda pastinya tidak akan maksimal.
Jadi, duduk terlalu lama saat bekerja di kantor ternyata sangat berbahaya, ya.

Beruntungnya, bahaya tersebut bisa dicegah hanya dengan aktivitas-aktivitas sederhana. Ayo bergerak!

@jitunews http://www.jitunews.com/read/55050/sering-bekerja-lama-di-kursi-kantor-ini-dia-fakta-yang-perlu-kamu-ketahui#ixzz4bYJ1eFhF

Most Popular

Recent Comments