Saturday, July 31, 2021
Home Nasional Laporan Khusus Sering Dapat Siksaan dari Majikan, Unidah Lumpuh Sepulang dari Malaysia

Sering Dapat Siksaan dari Majikan, Unidah Lumpuh Sepulang dari Malaysia

INDRAMAYU – Unidah (24), Tenaga Kerja indonesia (TKI) asal Indramayu, Jawa Barat, mengalami lumpuh di bagian kaki sepulang dari Malaysia. Warga Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, itu sering mendapat siksaan dari sang majikan, Lee Chun Fatt dan Lin Chun Bun yang tinggal di daerah Pulau Pinang. Di sana, Unida telah bekerja sekira satu setengah tahun.

“Hampir seluruh tubuh saya penuh luka memar. Saya rasakan paling sakit di tulang leher saya, karena sering ditendang dari belakang saat saya sedang menyetrika baju,” tutur Unidah, Selasa (30/1/2018).

Bahkan, kata Unidah, ia sering dipukul, ditendang, bahkan kepalanya dijambak-jambak kemudian dibentur-benturkan ke tembok. Padahal Unidah merasa tak melakukan kesalahan. Meski demikian, Unidah tetap terus bekerja. Selama sakit, majikan Unidah belum pernah membawanya ke rumah sakit maupun klinik. Ia pun minta untuk dipulangkan.

“Saya sudah tidak kuat lagi menahan rasa sakit, dan sudah tidak berdaya. Saya tidak mau mati di Malaysia,” ujar Unidah.

Ayah kandung Unidah, Warsidi (49) mengungkapkan anaknya menjadi TKI di Malaysia pertanggal 10 April 2016. Ia diberangkatkan PT Bina Gala Mitra yang beralamat di Jalan Raya Hankam, Gg. Sasak Jikin, No. 9A, Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat.

“Unidah awalnya direkrut oleh Asmari, sponsor warga Desa Sendang, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu,” terangnya.

“Saya merasa kecewa terhadap PJTKI yang tidak mengantar anak saya sampai rumah, dengan biaya sendiri saya menjemput kepulangan anak saya di Bandara Jogja.”

 

 

 

Sumber :
https://today.line.me/ID/pc/article/Sering+Dapat+Siksaan+dari+Majikan+Unidah+Lumpuh+Sepulang+dari+Malaysia-LGDLY2

Most Popular

Recent Comments