Sunday, November 28, 2021
Home Nasional Sesi Tahunan Memperbaharui Upaya Bersama Mengatasi Ancaman Pandemi yang Muncul

Sesi Tahunan Memperbaharui Upaya Bersama Mengatasi Ancaman Pandemi yang Muncul

Minggu ini, Wakil Duta Besar AS di Jakarta Brian McFeeters dan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Sigit Priohutomo, menghadiri Pertemuan Tahunan ke-3 Perencanaan Strategis Ancaman Pandemi yang Muncul yang diselenggarakan bersama oleh Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Amerika Serikat gembira dapat mendukung upaya Indonesia untuk mencegah, mendeteksi dan merespons ancaman pandemi yang tidak mengenal batas-batas negara seperti flu burung, HIV/AIDS, dan Ebola,” demikian kata McFeeters.

Indonesia memainkan peran penting dalam inisiatif regional dan global untuk mencegah dan mengendalikan penyakit menular dan ancaman pandemi. Indonesia terletak di wilayah yang secara unik menjadi daerah kantung penyakit menular baru dan muncul kembali, yang sebagian disebabkan tingginya interaksi antara manusia dan hewan. Sejak tahun 2005, Indonesia telah melaksanakan kegiatan penting flu burung dan pandemi flu dan sekarang telah meluas dan mencakup penyakit menular baru (Emerging Infectious Diseases – EIDs) dan Ketahanan Kesehatan Global.

Pada bulan Agustus 2014, Indonesia menyelenggarakan rapat pengembangan komitmen Agenda Ketahanan Kesehatan Global (GHSA) di Jakarta untuk memacu tindakan di tingkat Kementerian. Pada tahun 2016, Indonesia memimpin Kelompok Pengarah GHSA dan menjadi tuan rumah Forum GHSA. Indonesia, sebagai kelanjutan kontribusi aktif yang telah dilaksanakannya selama ini, akan memainkan peran penting dalam pertemuan lanjutan untuk kedua hal tersebut.

“Dalam mencegah, mengendalikan dan merespons zoonosis dan EIDs, penerapan pendekatan kolaboratif, multidisiplin dan lintas sektoral yang terkoordinasi dan sinergis, termasuk kerjasama dengan lembaga dan mitra pembangunan internasional, merupakan aspek penting untuk memastikan keberhasilan,” demikian kata Dr. Priohutomo.

Melalui USAID, Amerika Serikat bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dan juga organisasi seperti Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggunakan pendekatan One Health yang menangani sektor manusia, hewan dan lingkungan. EPT-2 akan membantu Indonesia memerangi penyakit yang baru muncul.

“WHO berupaya meningkatkan kemampuan negara-negara agar dapat merespons keadaan darurat kesehatan masyarakat secara tepat waktu dengan dukungan yang dapat diprediksi, dapat diandalkan, berkemampuan dan dapat beradaptasi dengan komunitas berisiko dan kelompok yang terkena dampak epidemi, pandemi, dan keadaan darurat kesehatan masyarakat lainnya, tambah Perwakilan WHO untuk Indonesia Dr. Jihane Tawilah. Untuk memungkinkan hal ini, WHO telah merampingkan program kesehatan daruratnya.

Tahun ini, WHO mendukung latihan simulasi pandemi multi sektor. WHO juga meningkatkan kesiapsiagaan EID dan zoonosis dengan menerapkan pendekatan One Health. Prioritas WHO mencakup pengembangan kapasitas untuk kesiapsiagaan dan respons epidemi-pandemi.

“Sebagai bagian dari program EPT-2, FAO bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kami berusaha mengatasi EIDs dan berfokus pada manajemen risiko penyakit, One Health, pengendalian flu burung dan resistensi antimikroba serta penjangkauan masyarakat,” ujar Dr. James McGrane, team leader FAO ECTAD di Indonesia.

EPT-2 bekerja di berbagai sektor bersama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta beberapa kementerian lainnya untuk memastikan keselarasan kegiatan dan saling melengkapi dengan tujuan yang ingin dicapai oleh Indonesia.

EPT-2 juga bermitra dengan organisasi seperti Palang Merah Indonesia. Di bawah kepemimpinan Indonesia, EPT-2 mempromosikan contoh bagaimana beberapa sektor dapat bekerja sama di bawah payung One Health untuk mengatasi ancaman kesehatan masyarakat yang dapat secara signifikan mempengaruhi hewan, manusia, dan ekonomi.

 

 

Sumber : Sesi Tahunan Memperbaharui Upaya Bersama Mengatasi Ancaman Pandemi yang Muncul
Sesi Tahunan Memperbaharui Upaya Bersama Mengatasi Ancaman Pandemi yang Muncul
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments