Saturday, October 16, 2021
Home Nasional Siap Berekspansi, Shopee Ingin Tumbuhkan Titik-titik Ekonomi Digital Baru di Daerah

Siap Berekspansi, Shopee Ingin Tumbuhkan Titik-titik Ekonomi Digital Baru di Daerah

Tahun 2017 menjadi tahun yang istimewa bagi aplikasi mobile commerce (m-commerce) berbasis marketplace, Shopee. Pasalnya, di tahun ini Shopee berhasil menorehkan prestasi sebagai m-Commerce nomor satu di Indonesia.

Dengan pencapaian tersebut, di bulan Ramadhan kali ini, Shopee pun gencar menghadirkan beragam penawaran belanja dan program menarik, diantaranya program ‘Rezeki Ramadhan Shopee’ dan ‘Happiness Project’

Marketing Lead Shopee Indonesia, Achmad Alkatiri, pun optimistis pihaknya dapat melipatgandakan nilai transaksi dibandingkan hari biasa dengan mengusung program-program tersebut.

“Menurut data, rata-rata nilai transaksi Shopee di bulan biasa saja, dari Januari hingga Mei 2017 kemarin mencapai 220 ribu transaksi per hari. Itu belum masuk Ramadhan, dan kami yakin selama Ramadhan ini daya beli masyarakat akan meningkat. Sehingga, kami yakin bisa melipatgandakan nilai transaksi di bulan ini dengan program yang kami usung,”,” tutur Achmad, kepada Jitunews.com di acara Media Gathering ‘Dapur Ramadhan Shopee’, di Jakarta, Jumat (16/6).

Marketing Lead Shopee Indonesia, Achmad Alkatiri (Foto: Jitunews/Riana)

Achmad melanjutkan, kurang dari dua tahun berdiri, kini UKM yang bergabung dengan Shopee sudah mencapai 750 ribu UKM. Jumlah produk yang dijajakan di Shopee pun kini ada lebih dari 50 juta produk. Ia pun merinci, lebih dari 90% transaksi Shopee berasal dari mobile apps, dan menariknya, sekitar 80% pelanggannya datang dari luar Jabodetabek.

Dikatakan Achmad, Shopee juga mencatat pencapaian bisnis dengan lebih dari 55 juta active listings di platform-nya. Lantas, ia pun tak segan membeberkan sederet keunggulan Shopee dibandingkan e-Commerce lainnya.

“Shopee termasuk salah satu e-Commerce dengan pemerataan jumlah user yang paling kece, Jadi, 80% transaksi di kita itu datang dari luar Jabodetabek. Kita gak cuma fokus di kota besar saja kayak e-Commerce lainnya lakukan, tapi kita punya misi untuk mengakomodir pelanggan dari wilayah pelosok-pelosok di indonesia yang belum pernah nyobain online shoping sebelumnya. Karenanya kita manjakan pelanggan kita dengan gratis ongkir. Dengan gratis ongkir ini, kita berharap ada titik-titik ekonomi digital baru yang tumbuh. Tak hanya itu, kita juga sudah fokus menggelar beberapa roadshow di 13 kota di Tanah Air, untuk mendorong UKM-UKM di daerah agar bisa tumbuh, dan agar produknya bisa dinikmati pelanggan di seluruh Nusantara,” beber Achmad.

Dan, untuk lebih mengembangkan bisnis usahanya, Achmad mengungkapkan, baru-baru ini Shopee pun telah menerima kucuran dana segar sebesar USD 550 juta dari induk usahanya, Sea Ltd. Rencananya, kata Achmad, dana tersebut 90% nya kan digunakan untuk ekspansi Shopee di kota-kota di Indonesia.

“USD 550 juta itu funding didapat oleh grup holding kita, Sea Ltd. 90%nya akan dialokasikan untuk ekspansi shopee di indonesia. Kita akan pakai untuk ekspansi user, ekspansi market, di kota-kota di Indonesia. Kalau e-Commerce lain berfokus di kota-kota besar saja, Shopee ini punya target mengembangkan usaha hingga ke pelosok-pelosok Nusantara,” tutur Achmad.

“Selain itu, kita juga ingin lebih agresif lagi menggaet UKM maupun pelanggan di daerah, seperti yang tadi saya bilang, kita pengen membantu pemerintah untuk menumbuhkan titik-titik ekonomi digital baru. Kita pengen terus lagi mengajak UKM-UKM di pelosok, misalnya di Ambon, Papua, dll, yang masih belum fight banget jualan online. Kita akan terus kasih tahu mereka bahwa barang-barang mereka bisa dinikmati di kota-kota besar di Indonesia lho,” sambung Achmad.

 

Sumber : Siap Berekspansi, Shopee Ingin Tumbuhkan Titik-titik Ekonomi Digital Baru di Daerah
Siap Berekspansi, Shopee Ingin Tumbuhkan Titik-titik Ekonomi Digital Baru di Daerah
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments