Friday, September 24, 2021
Home Nasional Sindir Pemerintah, Prabowo: Mau Berkuasa Silakan, Tapi Ingat...

Sindir Pemerintah, Prabowo: Mau Berkuasa Silakan, Tapi Ingat…

Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menegaskan, ambang batas pengajuan calon presiden (presidential threshold) sebesar 20 persen untuk Pilpres 2019, merupakan lelucon politik.

Ia pun lantas mengatakan, Gerindra tidak mau menanggung kesalahan dengan ikut menyetujui UU Pemilu yang baru disahkan DPR.

“Kami tak ikut bertanggung jawab atas penetapan UU Pemilu, karena kami tak mau ditertawakan oleh sejarah. Mau berkuasa silakan, tapi ingat di ujung ada sejarah yang akan menilai,” tukas Prabowo dalam konferensi pers usai bertemu Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/7) malam.

Diakui Prabowo, Gerindra tidak ikut mengesahkan UU Pemilu karena ada beberapa hal dalam peraturan tersebut yang dinilai melawan akal sehat dan logika. Di antaranya pasal terkait syarat ambang batas pencalonan presiden 20-25 persen.

“Presidential threshold 20-25 persen menurut kami lelucon politik yang menipu rakyat Indonesia. Saya tak mau terlibat dalam sesuatu seperti itu,” imbuhnya.

Prabowo melanjutkan, Gerindra dan Demokrat berpandangan saat ini telah terjadi cara-cara yang tidak sehat atau menyakiti kemampuan berpikir rakyat Indonesia yang mencemaskan. Menurut Prabowo, lahir dari kecemasan tersebut, Gerindra dan Demokrat khawatir demokrasi akan rusak.

“Karena itu sesuai apa yang disampaikan Bapak SBY, kita wajib mengawal, mengingatkan, mengimbau. Demokrasi butuh semangat patuh pada logika, semangat patuh pada ‘rules of the game’ dan harus adil dan tidak memaksakan kehendak dengan segala cara,” pungkas Prabowo.

 

Sumber : Sindir Pemerintah, Prabowo: Mau Berkuasa Silakan, Tapi Ingat…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments