Friday, July 30, 2021
Home Nasional Soal Takjil #2019GantiPresiden, Pengamat: Tidak Tepat Berpolitik Gunakan Idiom Agama

Soal Takjil #2019GantiPresiden, Pengamat: Tidak Tepat Berpolitik Gunakan Idiom Agama

Pengamat politik Lingkaran Madani (Lima) Ray Rangkuti menilai pembagian takjil dengan label #2019GantiPresiden masuk pada politik praktis.

Menurutnya, idiom keagamaan tak tepat jika digunakan untuk berpolitik.

“Ini bukan soal takjilnya, berpolitik menggunakan idiom-idiom agama itu tidak tepat. Kalau sudah sampai kepada person, itu sudah pada tingkat politik praktis,” kata Ray di Gado-Gado Boplo, Mentenga, Jakarta Pusat, Minggu (27/5).

Ia mengimbau agar ke depannya tradisi keagamaan tidak lagi digunakan untuk kepentingan pribadi.

Menurutnya, dengan memasukkan label #2019GantiPresiden, kegiatan amal tersebut menjadi kepentingan pribadi.

“Oleh karena itu saya pribadi berharap kembalikan kepada penggunaan simbol-simbol agama atau institusi-institusi agama untuk politik kebenaran, bukan untuk politik individual. Ganti presiden, dukung (presiden) itu, tolak presiden, itu sudah (kepentingan) personal,” tuturnya.

Sebelumnya, Korsa membagikan takjil di depan Masjid Cut Meutia dengan tulisan #2019GantiPresiden.

Ada banner yang terpampang di lokasi dengan tulisan ‘Takjil Gratis Buka Puasa #2019GantiPresiden’.

Sumber : Soal Takjil #2019GantiPresiden, Pengamat: Tidak Tepat Berpolitik Gunakan Idiom Agama
Soal Takjil #2019GantiPresiden, Pengamat: Tidak Tepat Berpolitik Gunakan Idiom Agama
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments