Tuesday, July 27, 2021
Home Nasional Soal UU Perlindungan Anak, Bamsoet: Waktunya Negara Bersikap!

Soal UU Perlindungan Anak, Bamsoet: Waktunya Negara Bersikap!

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengatakan bahwa pelaksanaan Undang-undang (UU) perlindungan anak harus dimaksimalkan.

Hal ini dikarenakan adanya kesan bahwa negara belum maksimal melaksanakan Undang-undang (UU) No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan ini dapat dilihat dari pelibatan anak-anak dalam tragedi bom bunuh diri di Surabaya.

“Bayangkan, dalam pemeliharaan dan pendampingan orang tua sekalipun, anak-anak itu tak terlindungi. Tak ada yang bisa mencegah niat dan rencana orang tua merenggut nyawa dan merampas hak hidup mereka,” ujar Bamsoet di Jakarta, minggu (20/5).

Politisi Golkar ini melihat, pelibatan anak dalam kasus bom bunuh diri di Surabaya menjadi fakta yang menjelaskan bahwa masih ada kelemahan atau kesalahan negara dalam melindungi anak-anak. Dalam hal ini, kata Bamsoet, negara melalui pemerintah daerah setempat terlihat tidak berbuat apa-apa ketika anak-anak itu tidak diizinkan bersekolah oleh orang tua mereka.

“Negara seakan tidak peduli ketika anak-anak itu diindoktrinasi dengan pandangan atau nilai-nilai kehidupan yang dikategorikan sesat. Negara pun tidak berbuat maksimal ketika para ideolog dengan leluasa mencekoki keluarga-keluarga itu dengan pandangan atau nilai-nilai kehidupan yang tidak lazim,” tuturnya.

Padahal, lanjut Bamsoet, penyebaran dan penyusupan pandangan atau benih-benih radikalisme yang menyasar remaja dan anak bukan fenomena baru. Dalam beberapa tahun belakangan ini, kegiatan menyusupkan pandangan radikalisme itu bahkan sudah dilakukan secara terbuka melalui materi yang disisipkan pada buku pelajaran.

Oleh karena itu, Bamsoet menegaskan bahwa sudah waktunya negara bersikap. Apalagi, ada payung hukum sebagai pijakan bagi negara untuk segera menghentikan fenomena yang membahayakan itu, yakni UU No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Kemudian, Bamsoet menegaskan, para ideolog yang mengajarkan dan menebarkan benih-benih radikalisme tidak boleh lagi diberi ruang. Negara harus segera bertindak terhadap siapa saja yang menebarkan benih-benih radikalisme pada anak dan remaja.

“Atas nama kepentingan masa depan bangsa dan negara, pemerintah perlu menjalin kerja sama dengan semua organisasi keagamaan di dalam negeri untuk merumuskan strategi menangkal radikalisme pada anak dan remaja,” pungkasnya.

Sumber : Soal UU Perlindungan Anak, Bamsoet: Waktunya Negara Bersikap!
Soal UU Perlindungan Anak, Bamsoet: Waktunya Negara Bersikap!
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments