Friday, September 24, 2021
Home NASIONAL UMUM Surat Keputusan Bersama HTI Perlu Pendekatan Kultural

Surat Keputusan Bersama HTI Perlu Pendekatan Kultural

Pasca pembubaran ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), pemerintah berencana menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai Peringatan dan Pembinaan Terhadap Mantan Anggota HTI.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto mengatakan, penerbitan SKB bertujuan untuk melindungi mantan anggota HTI dari potensi terjadinya tindakan persekusi.

“SKB sedang digodok. Intinya agar tidak timbul keresahan dan keributan di masyarakat. Artinya kita sesuaikan antara kondisi saat sebelum dan setelah dibubarkan,” ujar Wiranto, saat ditemui di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (3/8).

Terkait penerbitan Surat Keputusan Bersama (SKB) itu, Pengamat Politik dan Peneliti dari INDO Survey and Strategy, Herman Dirgantara, mengingatkan bahwa penerbitan SKB harus terfokus pada program-program yang berorientasi kultural. Tanpa itu, SKB diragukan akan berjalan efektif.

“Saya mengingatkan, sekalipun HTI telah dibubarkan, bukan berarti tuntas begitu saja. SKB akan efektif jika diorientasikan pada pendekatan yang bersifat kultural. Jangan sampai nanti justru tetap membandel,” tutur Herman dalam keterangannya, Jumat (4/8).

“Jadi buat program-program yang bertumpu pada kekuatan sosial di masyarakat. Jangan dibuat heboh, biarkan berjalan alamiah. Sehingga mekanismenya lebih ‘cair’ dan agar kesadaran itu muncul dari dalam,” sambung dia.

Herman pun mengakui bahwa tugas pemerintah tidaklah mudah, karena untuk mengubah pandangan berfikir seseorang membutuhkan waktu yang lama.

“Saya akui ini sulit. Mengubah pikiran seseorang itu nggak seperti membalikkan telapak tangan. Tapi justru inilah momentum untuk menunjukkan kepada mereka. Bahwa kita ber-pancasila, bahwa kita memahami perbedaan,” tutupnya.

 

 

Sumber : Surat Keputusan Bersama HTI Perlu Pendekatan Kultural

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments