Friday, September 24, 2021
Home Nasional Tidak Gelar Aksi Massa, HTI: Risiko Dakwah di Pemerintahan yang Zalim

Tidak Gelar Aksi Massa, HTI: Risiko Dakwah di Pemerintahan yang Zalim

Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto, menyebut pihaknya menghadapi keputusan pemerintah yang membubarkan HTI dengan tenang.

“Anggota HTI di seluruh Indonesia dipastikan dalam keadaan tenang. Mereka menghadapi dengan tawakal dan penuh kesadaran,” ujar Ismail dalam sebuah diskusi di bilangan Cikini, Minggu (23/7).

Menurutnya, hal tersebut merupakan risiko dari kegiatan dakwah yang dilakukan HTI pada masa pemerintahan sekarang yang disebutnya zalim.

“Mereka tahu betul apa yang terjadi saat ini adalah risiko dari kegiatan dakwah di tengah sistem yang sekuler dan pemerintahan yang zalim,” ujarnya.

Ismail mengatakan tidak ada instruksi untuk melakukan perlawanan dengan aksi massa. Saat ini HTI sedang fokus pada rencana pengajuan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) tentang keputusan Kemenkumham membubarkan HTI.

“Kami memang sedang mempersiapkan diri untuk menggugat keputusan pemerintah mencabut status badan hukum HTI ke PTUN. Kami juga berupaya agar DPR menolak Perppu tersebut,” kata Ismail.

 

 

Sumber : Tidak Gelar Aksi Massa, HTI: Risiko Dakwah di Pemerintahan yang Zalim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments