Sunday, November 28, 2021
Home Militer Tilang Lebih 800 Motor, Benarkah Polisi Sengaja Jebak Pengendara di JLNT Casablanca?

Tilang Lebih 800 Motor, Benarkah Polisi Sengaja Jebak Pengendara di JLNT Casablanca?

Aparat kepolisian sudah menilang lebih dari 800 pengendara sepeda motor dari arah Kampung Melayu maupun Tanah Abang yang nekat melintas di Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Casablanca, dalam sepekan.

“Bicara soal penegakan hukum ada yang bersifat represif yustisial, kami tilang atau kami berikan teguran. Yang kami tilang sudah banyak. Seminggu ini saja sudah 800 lebih (pelanggar),” demikian kata Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (26/7).

AKBP Budiyanto melanjutkan, berdasarkan Undang-Undang, polisi bisa melakukan penyitaan kendaraan apabila pelanggar tidak mempunyai surat izin mengemudi (SIM) atau surat tanda nomor kendaraan (STNK).

“Penyitaan itu kan sudah ada dasar hukumnya. Misalnya kalau dia tidak punya SIM, dia tidak bawa STNK kami sita tidak apa-apa. Kalau pelanggar punya SIM dan STNK, ya STNK yang kami sita,” terang AKBP Budiyanto.

Soal kabar miring tentang banyak pengendara yang mengeluh dan merasa dijebak polisi, Budiyanto langsung membantahnya. Ia kembali menegaskan, tidak ada polisi melakukan penjebakan.

“Tidak ada istilah menjebak, itu tidak ada. Rambu-rambu juga jelas sekali. Itu kan ada rambu-rambu pelarangan sepeda motor, ya patuhi itu. Tidak ada jebak-menjebak,” kilah AKBP Budiyanto.

AKBP Budiyanto menuturkan, JLNT Casablanca sangat berbahaya dilintasi pengendara sepeda motor karena cukup tinggi.

“Itu kan tinggi jalannya membahayakan. Beberapa kali peristiwa kecelakaan, jatuh korban meninggal. Kami akan terus melakukan penindakan untuk membuat efek jera,” tutup AKBP Budiyanto.

Sehari sebelumnya, ratusan ojek online memblok Jalan Casablanca menuju Kampung Melayu sebagai bentuk protes atas dilarangnya motor melintas di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang atau Casablanca, Selasa (25/7/2017).

“Dari sana (Karet, red) enggak dijagain, tapi di sini dijaga (Casablanca), kayak dijebak saya,” keluh pengendara ojek online yang memblokir jalan.

Akibat penutupan jalan tersebut, kemacetan pun terjadi mulai dari Taman Pemakaman Menteng Pulo hingga Mall Kota Casablanka.

 

 

Sumber : Tilang Lebih 800 Motor, Benarkah Polisi Sengaja Jebak Pengendara di JLNT Casablanca?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments