Saturday, October 16, 2021
Home KESEHATAN Transplantasi Sumsum Tulang Harus Jadi Perhatian Pemerintah, Ini Alasannya

Transplantasi Sumsum Tulang Harus Jadi Perhatian Pemerintah, Ini Alasannya

Leukimia merupakan suatu keganasan sel darah karena proses pertumbuhan yang berlebihan sehingga menimbulkan komplikasi yang serius. Leukemia dibedakan menjadi akut dan kronik. Pengobatan yang kronik tidak seagresif leukemia akut.

Tetapi, khusus pengobatan leukemia akut harus dilakukan transplantasi sumsum tulang. Transplantasi sumsum tulang juga dapat diperoleh dari orang lain atau yang biasa disebut transplantasi allogenic.

Pertanyaannya, mengapa transplantasi sumsum tulang diperlukan dalam pengobatan leukemia? Alasannya, karena untuk meningkatkan kesembuhan pasca pasien menjalani kemoterapi dosis tinggi atau terapi radiasi.

Lalu, sumsum tulang sehat yang ditransplantasikan dapat mengembalikan kemampuan memproduksi sel-sel darah yang pasien perlukan.

Apabila berhasil dilakukan transplantasi sumsum tulang, kemungkinan pasien sembuh sebesar 70-80 persen, namun masih ada kemungkinan untuk kambuh lagi.

Jika tidak dilakukan transplantasi sumsum tulang, angka kesembuhan diperkirakan hanya 40-50 persen. Selain untuk leukemia transplantasi, sel punca juga dapat diberikan pada penyakit kelainan darah lain seperti anemia aplastik, thalasemia, beberapa penyakit sistem kekebalan tubuh, myelodisplasia sindrom serta limfoma yang mengalami kekambuhan.

Peneliti Utama Divisi Penelitian Genetik Kanker, Stem Cel dan Kanker Institute, Ahmad Rusdan H Utomo PhD, menjelaskan bahwa selayaknya banyak rumah sakit di Indonesia sudah bisa melakukan transplantasi sumsum tulang demi menyelamatkan ribuan nyawa manusia.

Ahmad mengaku sedih karena hanya beberapa rumah sakit yang bisa melakukan transplantasi sumsum tulang. Dan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan seharusnya mampu meringankan biaya transplantasi sumsum tulang ini karena masih sangat mahal di Tanah Air, yakni sekitar Rp 1 miliar.

Selain itu, menurut Ahmad, jarangnya ada donor dan ruangan rumah sakit yang steril sesuai standar internasional yang juga masih sedikit menyebabkan banyak pasien transplantasi tulang di Indonesia berobat ke luar negeri.

“Di Indonesia sudah ada pertama kali di RS Dr Kariadi Semarang. Mengapa di Indonesia transplantasi sumsum tulang itu tidak begitu ramai karena ongkosnya sangat mahal. Kedua mencari donor kan harus cocok dulu,” papar Ahmad kepada Jitunews.com di sela-sela ‘Buka Puasa Bersama Dengan PT Kalbe Farma Tbk’, di Al Jazeerah Siganature Restaurant & Lounge, Function Rooms lt 4, jl Johar no 4, Jakarta Pusat, Selasa (13/6) malam.

“Yang ketiga ruangannya juga harus steril, mampu melawan orang yang batuk-batuk, bersin dan bebas dari bakteri. Jadi, membuat ruangannya yang standar steril. Kemudian mencari donor juga nggak gampang. Misalnya donor dapat tapi fasilitasnya belum tentu mendukung,” tandasnya.

 

Sumber : Transplantasi Sumsum Tulang Harus Jadi Perhatian Pemerintah, Ini Alasannya
Transplantasi Sumsum Tulang Harus Jadi Perhatian Pemerintah, Ini Alasannya
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments