Monday, July 4, 2022
Home Dunia Update Corona Dunia: Varian Omicron Menyebar di Uni Eropa hingga Jepang

Update Corona Dunia: Varian Omicron Menyebar di Uni Eropa hingga Jepang

Harmonimedia – Pandemi virus corona  penyebab Covid-19 masih melanda seluruh dunia.

Penambahan kasus infeksi virus corona juga masih terjadi di berbagai negara, terlebih adanya varian baru Omicron.

Dilansir dari laman  Worldometers, Rabu (1/12/2021), total kasus Covid-19 di dunia terkonfirmasi sebanyak 263.002.247 (263 juta) kasus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 237.473.286 (237 juta) pasien telah sembuh dan 5.232.451 orang meninggal dunia.

Kasus aktif hingga saat ini tercatat sebanyak 20.296.510, dengan rincian 20.212.149 pasien dalam kondisi ringan dan 84.361 dalam kondisi serius.

Berikut 5 negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak:

Amerika Serikat: 49.411.662 kasus, 802.848 orang meninggal, total sembuh 39.174.191

India: 34.595.573 kasus, 469.056 orang meninggal, total sembuh 34.018.299

Brasil: 22.094.459 kasus, 614.754 orang meninggal, total sembuh 21.321.631

Inggris: 10.228.772 kasus, 144.969 orang meninggal, total sembuh 9.062.561

Rusia: 9.636.881 kasus, 275.193 orang meninggal, total sembuh 8.329.253.

Catatan: data yang ditampilkan dapat berubah sewaktu-waktu.

Kasus Covid-19 varian Omicron di Uni Eropa

Kepala Badan Kesehatan Masyarakat Uni Eropa (UE) Andrea Ammon mengatakan, 42 kasus  Covid-19 varian Omicron telah dikonfirmasi di sepuluh negara di UE.

Diberitakan Reuters, Selasa (30/11/2021), pihak berwenang di UE juga sedang menganalisis enam kasus “probable” atau yang diyakini dari varian Omicron.

Ammon mengatakan, kasus-kasus terkonfirmasi itu merupakan gejala ringan atau tanpa gejala, meski terjadi pada kelompok usia yang lebih muda.

“Untuk penilaian apakah (Omicron) dapat lolos dari kekebalan, kami masih harus menunggu sampai dilakukan pemeriksaan di laboratorium menggunakan serum dari penyintas,” kata Ammon.

“Diperkirakan hasil pemeriksaan diperoleh dalam beberapa pekan,” imbuhnya.

Tidak ada tanda-tanda lonjakan varian Omicron di Inggris

Masih dari sumber yang sama, Kepala Badan Keamanan Kesehatan Inggris Jenny Harries mengatakan, tidak ada tanda-tanda lonjakan Covid-19 varian Omicron di Inggris sejauh ini.

Ia menyebutkan, tidak ada penambahan proporsi tes yang berbeda dari Covid-19 varian Delta.

Menurutnya, terdapat lima kasus Covid-19 varian Omicron yang terkonfirmasi di Inggris dan 10 kasus “yang sangat berpotensi”.

“Kami tidak melihat lonjakan yang signifikan dari kasus normal 1 dalam 1000 yang biasanya kami alami. Sehingga kami tidak melihat lonjakan itu saat ini,” kata Harries.

Jepang konfirmasi kasus pertama Covid-19 varian Omicron

Sementara itu, Jepang melaporkan kasus pertama varian omicron pada Selasa (30/11/2021), kurang dari sehari setelah negara itu memberlakukan pembatasan besar-besaran pada perjalanan masuk untuk mencegah penyebaran varian baru Covid-19.

Diberitakan Japan Times, Selasa (30/11/2021), Menteri Kesehatan Jepang Shigeyuki Goto mengatakan, skrining genomik telah mendeteksi varian Omicron pada seorang pria Namibia berusia 30-an tahun.

Dia mendarat di Tokyo pada Minggu (28/11/2021) dalam perjalanan dari Namibia, salah satu dari sembilan negara Afrika di mana kasus Omicron awalnya dilaporkan.

71 penumpang di pesawat yang sama dengan orang itu semuanya diperlakukan sebagai kemungkinan kontak, kata Goto, dan akan dikarantina selama 10 hari di fasilitas yang ditunjuk pemerintah.

red

Most Popular

Recent Comments