Usai Serangan WannaCry, Eropa Timur Mulai Diserang Ransomware BadRabbit

0
58

Pada bulan Mei yang lalu, dunia dihebohkan dengan serangan ransomware WannaCry yang menyerang jutaan pengguna komputer didunia. Saat ini serangan ransomware yang dijuluki BadRabbit kembali menyerang pengguna komputer dikasawan Eropa Timur.

Dilansir dari The Verge, ransomware BadRabbit mulai menyerang sebagian negara di Eropa terutama di kawasan Eropa Timur yaitu Rusia dan Ukraina.

Ransomware ini mengincar jaringan perusahaan, sistem komputer di Kiev Metro, sistem bandara di Ukraina dan beberapa media Rusia dengan tunjuan meminta tebusan.

ESET dan Kaspersky menyebutkan bahwa pelaku di balik BadRabbit memiliki ikatan dengan Petya, ransomware yang sempat menyebar ke seluruh dunia pada bulan Juli lalu. Kaspersky menemukan bahwa baik Petya dan BadRabbit muncul di puluhan situs yang telah diretas.

Pada ransomware BadRabbit ini, hacker meminta tebusan sebesar 0,05 Bitcoin (setara dengan USD 280 atau setara dengan Rp 3,8 juta). Jika tidak dibayar dalam waktu 40 jam, uang tebusan yang dibutuhkan untuk membuka data yang di kunci oleh ransomware tersebut akan naik.

Meskipun BadRabbit menunjukkan kemiripan dengan Petya, masih belum diketahui siapakah dalang di balik penyerangan ini. Petya yang pertama digunakan untuk menyerang sistem perusahaan dan badan pemerintah, utamanya di Ukraina. Rusia diduga sebagai dalang di balik serangan ini. Namun, tidak ada bukti kuat akan tuduhan itu.

 

 

Sumber : Usai Serangan WannaCry, Eropa Timur Mulai Diserang Ransomware BadRabbit
Usai Serangan WannaCry, Eropa Timur Mulai Diserang Ransomware BadRabbit
Jitunews

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here