Friday, September 24, 2021
Home Jitu News Usulan Pembekuan KPK Sangat Bahayakan Negara

Usulan Pembekuan KPK Sangat Bahayakan Negara

Pengamat Politik dari Indo Survey & Strategy, Herman Dirgantara menilai usulan Panitia Angket DPR untuk membekukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membahayakan negara. Dirinya berharap para pihak yang mengusulkan hal tersebut untuk bersikap sebagai seorang negarawan.

“Usulan ini sama saja menginginkan negara hancur. Saya yakin usulan tersebut sifatnya individual. Jadi, saya minta agar mereka yang mengusulkan itu bertaubat dan bersikap sebagai negarawan.”
Herman pun menambahkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebaiknya tidak menghiraukan usulan itu.

“Aneh saja. Ibarat kanker kronis korupsi ini sudah stadium 3. Nah, KPK yang diibaratkan dokter justru harus didukung penuh agar berkonsentrasi mengangkat kanker (korupsi) itu. Bukan malah sebaliknya. (KPK) Bekerja saja terus,” ujar Herman melaluir rilis yang diterima Jitunews.com, Sabtu (9/9).

Seperti diwartakan sebelumnya, Panitia Angket DPR mengusulkan untuk membekukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK melalui Febri Diansyah berharap usulan tersebut hanya sekadar pendapat pribadi, bukan keputusan lembaga DPR.

“Kalau benar KPK dibekukan, tentu saja yang diuntungkan adalah para pelaku kasus korupsi itu sendiri,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Jumat kemarin (9/9/2017).
Febri mengatakan, usulan tersebut bisa menjadi acuan bagi publik, untuk menilai seberapa pedulinya anggota DPR pada isu pemberantasan korupsi.

Menurut Febri, KPK akan terus bekerja melakukan penindakan dan pencegahan, selama undang-undang memberikan amanat. KPK percaya bahwa Presiden Joko Widodo juga mendukung keberlangsungan KPK untuk memberantas korupsi. “Semoga itu bukan sikap DPR secara institusional,” tukas Febri.

Sumber : Usulan Pembekuan KPK Sangat Bahayakan Negara
Usulan Pembekuan KPK Sangat Bahayakan Negara
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments