Sunday, April 18, 2021
Home DKI Jakarta Vaksinasi Khusus Lansia Terkendala, Drive Thru dan Gaet Komunitas Solusinya

Vaksinasi Khusus Lansia Terkendala, Drive Thru dan Gaet Komunitas Solusinya

Program Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit untuk lansia yang berdomisili di Depok dan sekitarnya ini digelar secara drive thru.

Harmoni Media – Saat ini, cakupan vaksinasi Covid-19 bagi kelompok lansia belum mencapai target yang diharapkan dan masih berjalan lambat.

Hal tersebut diketahui terjadi karena beberapa kendala yang membuat pelaksanaan vaksinasi pada lansia menjadi lebih lambat dibandingkan pada target non-lansia. Diantaranya adalah masih adanya rasa takut atau ragu pada lansia, terkait penularan virus Corona apabila harus keluar rumah, keterbatasan fisik, faktor financial, dan beberapa kendal lainnya.

Salah satu alasan paling umum yang membuat lansia takut divaksin karena harus berada di kerumunan. Solusi untuk masalah tersebut sudah ada dengan hadirnya vaksinasi drive thru. Para lansia tidak perlu keluar dari kendaraan untuk bisa divaksin.

Pos vaksinasi drive-thru adalah program kolaborasi antara Gojek, Halodoc, dan pemerintah. Dengan cara ini, orang-orang dapat divaksinasi dengan lebih praktis langsung di dalam kendaraannya.

CEO dan Co-Founder Halodoc, Jonathan Sudharta menjelaskan bahwa pos vaksinasi drive-thru di Bogor ini merupakan lokasi ketiga setelah dua pos lainnya di Jakarta dan Cengkareng.

Total, terdapat lebih dari 25.000 masyarakat yang telah terkonfirmasi untuk divaksin dengan 15.000 di antaranya telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama melalui fasilitas yang disediakan.

“Hal ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan kami untuk selalu mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat program vaksinasi COVID-19,” kata Jonathan.

Selain itu, ada juga vaksinasi drive thru bagi lansia asal Depok, Jawa Barat yang diadakan di RS Universitas Indonesia (RSUI). Kegiatan ini dibuka sejak 22 Maret hingga 21 Mei 2021 mendatang dengan sistem drive-thru dan walk-in.

Vaksinasi COVID-19 ini beroperasi setiap hari kerja, yakni Senin-Jumat pukul 08.00-16.00 di RSUI, Depok dengan kuota 500 orang per hari.

Kementerian Kesehatan juga mengajak komunitas turut serta dalam mempercepat vaksinasi COVID-19 pada lansia. Salah satu contohnya adalah Sentra Vaksinasi Serviam (SVS) di Jakarta Pusat.

SVS dikelola keluarga besar alumni tiga sekolah yang dikelola Suster Ursulin Jakarta yakni Santa Ursula, Santa Theresia dan Santa Maria Jakarta. Sentra vaksinasi ini memvaksin lansia dan lansia disabilitas ber-KTP atau domisili DKI Jakarta.

Vaksinasi di sini berlangsung tiga bulan yang akan berakhir hingga 10 Juni 2021 di Gedung Santa Ursula Jalan Lapangan Banteng Utara No 10 Jakarta Pusat.

“Sentra Vaksinasi Serviam merupakan sentra penyuntikan vaksin pertama yang diadakan oleh komunitas non-pemerintah yang paling lama digelarnya,” kata Tim Humas SVS Fika Rosemary, dilansir hari ini Kamis (8/4).

“Kehadiran Sentra Vaksinasi Serviam merupakan jawaban kami kepada pemerintah membantu percepatan vaksinasi COVID-19 pada lansia. Dengan semakin banyak komunitas dan alumni yang turut serta maka semakin banyak yang divaksin,” tambahnya.

Vaksinasi COVID-19 di SVS dimulai dari 20 Maret 2021 hingga kini sudah melayani 3.000 lansia maupun lansia disabilitas.

Senada seperti disampaikan pemerintah, Fika menyampaikan beberapa kendala menghimpun lansia di sekitar Sawah Besar Jakarta ini untuk divaksin. Seperti mobilitas yang terbatas, tidak ada yang mengantar, serta kekhawatiran pergi keluar rumah di masa pandemi.

“Lansia juga kurang mendapat informasi seputar apakah mereka termasuk kelompok yang aman divaksin. Beberapa yang punya penyakit bawaan, misalnya, ragu-ragu untuk divaksin, karena khawatir tidak lolos screening kesehatan,” ungkap Fika.

Paham betul ada kendala, untuk mengatasi kendala tersebut, SVS bekerja sama dengan Kecamatan Sawah Besar untuk mencari solusi. Salah satunya dengan jemput bola.

“Jadi mereka melakukan antar jemput ke SVS. Tapi sepertinya program ini juga harus lebih dioptimalkan,” ujarnya.

Mengenai pasokan vaksin COVID-19, selama kurang lebih SVS berjalan dua minggu tidak ada kendala dalam pasokan vaksin karena bekerja sama dengan Puskesmas Sawah Besar.

Red

Most Popular

Recent Comments