Monday, January 17, 2022
Home Dunia Wali kota Filipina diduga terlibat narkoba tewas ditembak di kantornya

Wali kota Filipina diduga terlibat narkoba tewas ditembak di kantornya

Seorang wali kota di Filipina ditemukan tewas di kantornya tengah malam tadi waktu setempat. Wali Kota Ronda, Mariano Blanco, tewas akibat ditembak oleh orang-orang bersenjata yang tak dikenal.

“Para saksi mengatakan empat orang bersenjata turun dari mobil van putih lalu memasuki balai kota. Pak wali kota sedang tidur di kantornya saat itu,” kata Inspektur Senior Jayr Palcon, dikutip dari Straits Times, Rabu (5/9).

Polisi tidak menjelaskan mengapa Blanco memutuskan untuk menginap di kantornya tadi malam. Namun, polisi mengatakan Blanco dinyatakan meninggal saat tiba di rumah sakit. Saat ini motif pembunuhan masih diselidiki.

Blanco diketahui merupakan salah satu yang masuk dalam daftar pejabat Filipina terlibat narkoba.

Pembunuhan Blanco terjadi hampir setahun setelah Komisi Kepolisian Nasional mencopot kendalinya atas polisi lokal karena diduga terlibat dengan narkoba. Dia juga menjadi pejabat lokal terbaru yang dibunuh dalam beberapa bulan terakhir setelah dinyatakan terlibat dengan perdagangan obat-obatan terlarang.

Pada Juli lalu, wali kota Antonio Halili ditembak mati oleh penembak jitu saat sedang memimpin upacara pengibara bendera di balai kota Tanauan, bagian selatan Manila.

Blanco dan Halili merupakan dua di antara enam wali kota dan wakil wali kota yang tewas dibunuh di Filipina sejak Mei lalu. [pan]

 

 

Sumber : Merdeka.com

Most Popular

Recent Comments