Friday, July 30, 2021
Home Nasional Warga Menolak, Pemerintah Diam-Diam Makamkan Jenazah Bomber, Ini Ceritanya

Warga Menolak, Pemerintah Diam-Diam Makamkan Jenazah Bomber, Ini Ceritanya

Beberapa lalu dikabarkan tetangga dan keluarga menolak pemakaman jenazah para pelaku bom bunuh diri Surabaya dan Sidoarjo. Pihak keluarga juga tidak menjemput jenazah para bomber ini.

Pemerintah Kota Surabaya pun akhirnya turun tangan dengan menyiapkan lahan pemakaman. Namun hal ini juga ditentang warga. Bahkan liang-liang kubur yang sudah digali, dipaksa oleh warga untuk ditutup kembali karena penolakan itu.

Namun ternyata, pada Jumat (18/5) lalu, sudah ada jenazah bomber yang dimakamkan. Dimulai dari tiga jenazah bom bunuh diri terduga teroris di Sidoarjo yang dimakamkan terlebih dahulu.

Namun, lokasi pemakaman jenazah yang terdiri atas ayah, ibu, dan anak itu dirahasiakan, hanya disebut di lahan pemakaman milik Dinas Sosial Pemkab Sidoarjo.

Dilansir dari detik.com, Wiyono, Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Dinas Sosial Pemkab Sidoarjo, mengatakan tak ada keluarga yang hadir saat pemakaman tiga bomber tersebut.

Setelah itu, pada Minggu (20/5) kemarin. Tujuh jenazah terduga teroris lainnya ikut dimakamkan. Ketujuh jenazah bom bunuh diri itu dimakamkan dalam 3 lubang. Lubang pertama yakni Moh Dari Satria, Famela Rizqita dan Fadhila Sari. Sedangkan lubang kedua untuk jenazah Moh Daffa Alfin, Puji Kuswati. Sedangkan lubang ketiga diisi jenazah Tri Erwati dan Tri Murdiono.

Petugas kepolisian pun mengawal kedatangan jenazah. Namun sekali lagi, keluarga terduga teroris pun tak ada yang hadir.

Wiyono mengatakan, informasi soal pemakaman tersebut pun mendadak. “Informasi itu mendadak, apalagi ini hari libur jadi pihak Dinas Sosial belum menyiapkan batu nisannya,” ungkap Wiyono.

Ia pun tak tahu mengapa pemerintah memilih lokasi tersebut untuk memakamkan para bomber. Ia mengatakan hanya menjalankan tugas saja.

Sampai saat ini, total sudah 10 jenazah bomber yang telah dimakamkan. Tersisa 3 jenazah yang masih di tangan pihak kepolisian dan masih menjalani proses identifikasi.

“Sudah, (10 jenazah) sudah dimakamkan, tinggal yang tiga aja yang nunggu hasil pemeriksaan DNA. Yang lain sudah clear dan dimakamkan,” ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Minggu (20/5) dilansir dari detik.com.

Ketiga jenazah yang belum dimakamkan tersebut adalah Dita Oepriarto, pelaku pengeboman di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) dan kedua anaknya Yusuf Fadhil dan Firman Halim yang menjadi pelaku pengeboman di Gereja Santa Maria Tak Bercela.

Machfud pun mengatakan pihaknya belum bisa memberi kepastian kapan waktu pemakaman tiga jenazah bomber yang tersisa tersebut.

Sumber : Warga Menolak, Pemerintah Diam-Diam Makamkan Jenazah Bomber, Ini Ceritanya
Warga Menolak, Pemerintah Diam-Diam Makamkan Jenazah Bomber, Ini Ceritanya
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments